Aksesoris Feston System Single Girder & Double Girder OHC (Over Head Crane)

Dalam dunia industri manufaktur dan konstruksi berat, overhead crane (OHC) menjadi tulang punggung operasional untuk mengangkat dan memindahkan beban berat. Salah satu komponen krusial yang sering diabaikan adalah aksesoris festoon system. Sistem ini memastikan pasokan daya listrik dan kontrol tetap aman serta stabil selama crane bergerak.

Karya Perdana Teknik hadir sebagai mitra terpercaya dalam menyediakan aksesoris festoon system overhead crane, mulai dari penjualan sparepart hingga instalasi dan service profesional.

Artikel ini membahas secara mendalam pengertian, fungsi, jenis, dan keunggulan festoon system pada single girder maupun double girder OHC. Tujuannya membantu manajer pabrik, engineer, teknisi, serta kontraktor industri memahami pentingnya memilih komponen berkualitas untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional.

Aksesoris Feston System Single Girder & Double Girder OHC (Over Head Crane)

Overhead crane bekerja di lingkungan yang dinamis dengan gerakan horizontal dan vertikal yang konstan. Tanpa sistem pengelolaan kabel yang baik, risiko kabel putus, korsleting, atau downtime produksi sangat tinggi. Festoon system menjadi solusi andal untuk mengatasi masalah tersebut.

Peran penting festoon system terletak pada kemampuannya menjaga kabel tetap teratur, terlindungi, dan bebas dari gesekan berlebih. Dengan menggunakan festoon system single girder atau double girder, perusahaan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memperpanjang umur pakai peralatan.

Apa Itu Festoon System pada Overhead Crane

Festoon system adalah sistem pengelolaan kabel dan selang yang bergerak bersama hoist atau trolley pada overhead crane. Sistem ini menggunakan rel khusus (biasanya C-rail) dan trolley yang menggantung kabel secara “festoon” atau bergelombang, sehingga kabel tidak tertarik atau kusut saat crane berpindah.

Festoon system berbeda dari conductor bar atau cable reel karena lebih fleksibel untuk jarak tempuh sedang hingga panjang. Sistem ini cocok untuk pasokan daya listrik, kontrol, dan bahkan selang hidrolik atau pneumatik.

Fungsi Festoon System pada OHC

Festoon system menjalankan beberapa fungsi utama:

  • Menyediakan pasokan daya listrik dan sinyal kontrol secara kontinu ke hoist dan motor crane.
  • Melindungi kabel dari abrasi, tarikan berlebih, dan kerusakan akibat gerakan crane.
  • Mencegah kabel menyentuh lantai atau beban yang diangkat, sehingga mengurangi risiko kecelakaan.
  • Meminimalkan downtime dengan desain yang mudah dirawat dan diganti.

Tanpa festoon system yang tepat, operasional crane berisiko terganggu, terutama pada aplikasi dengan siklus kerja tinggi.

Jenis Festoon System

Festoon system dibedakan berdasarkan struktur crane, yaitu single girder dan double girder.

Festoon System Single Girder

Pada festoon system single girder, sistem dipasang di sisi girder tunggal atau di runway. Desain ini lebih sederhana dan ringan, cocok untuk crane dengan kapasitas hingga 20 ton. Kabel festoon biasanya berupa flat cable yang digantung secara vertikal atau horizontal.

Keunggulan utama: biaya lebih rendah, instalasi cepat, dan cocok untuk ruang headroom terbatas.

Festoon System Double Girder

Festoon system double girder lebih kompleks karena crane memiliki dua girder paralel. Sistem festoon sering dipasang di tengah antara dua girder atau di sisi luar. Desain ini mendukung beban lebih berat (di atas 20 ton) dan hook height lebih tinggi.

Keunggulan: stabilitas lebih baik pada travel panjang, serta kemampuan menangani kabel lebih banyak atau selang hidrolik.

Komponen & Aksesoris Festoon System

Komponen utama aksesoris festoon system overhead crane meliputi:

  • Festoon trolley — Roda penggerak yang membawa kabel, biasanya dilengkapi 4 roda untuk stabilitas di C-rail.
  • Festoon cable flat & round — Kabel datar (flat) untuk daya tinggi dan kontrol, kabel bulat (round) untuk aplikasi khusus seperti data atau hidrolik.
  • Clamp, bracket, C-rail — C-rail sebagai rel pendukung (galvanis atau stainless), clamp untuk mengikat kabel, bracket untuk mounting pada girder atau runway.



Komponen pendukung lain termasuk towing trolley, end clamp, cable organizer, dan junction box untuk koneksi aman.

Perbedaan Festoon System Single vs Double Girder

Aspek Festoon System Single Girder Festoon System Double Girder
Struktur Mounting Sisi girder tunggal atau runway Tengah antar girder atau sisi luar
Kapasitas Beban Crane Ringan-sedang (1–20 ton) Sedang-berat (>20 ton)
Panjang Travel Sedang (hingga 30–50 m) Panjang (lebih dari 50 m)
Kompleksitas Instalasi Sederhana, biaya rendah Lebih kompleks, tetapi lebih stabil
Headroom Lebih tinggi (hoist di bawah girder) Lebih rendah (hoist di antara girder)
Jumlah Kabel Sedang (daya + kontrol) Banyak (daya, kontrol, hidrolik)

Pemilihan tergantung pada spesifikasi crane dan kebutuhan operasional.

Keunggulan Menggunakan Festoon System Berkualitas

Menggunakan festoon system berkualitas memberikan manfaat signifikan:

  • Mengurangi risiko kegagalan listrik hingga 70% dibandingkan sistem kabel biasa.
  • Meningkatkan umur pakai kabel hingga 2–3 kali lipat.
  • Meminimalkan biaya perawatan karena desain modular dan mudah diganti.
  • Memenuhi persyaratan keselamatan kerja (K3) di lingkungan industri.
  • Mendukung kecepatan travel tinggi tanpa getaran berlebih.

Festoon berkualitas juga tahan terhadap debu, panas, dan korosi, cocok untuk pabrik baja, pelabuhan, atau manufaktur kimia.

Aplikasi Festoon System di Berbagai Industri

Festoon OHC banyak digunakan di:

  • Pabrik manufaktur otomotif dan baja.
  • Gudang dan pusat logistik.
  • Pelabuhan dan galangan kapal.
  • Pabrik pengolahan limbah dan air.
  • Industri pertambangan dan konstruksi berat.

Di setiap aplikasi, festoon system menjamin operasional aman dan efisien.

Standar Keamanan & Kualitas Festoon System

Di Indonesia, festoon system harus memenuhi standar seperti SNI 4148:2015 tentang Crane Overhead, serta regulasi K3 dari Kementerian Ketenagakerjaan. Secara internasional, referensi umum meliputi IEC untuk komponen listrik dan DIN untuk desain mekanik.

Pilih aksesoris dengan sertifikasi galvanis atau stainless steel untuk ketahanan korosi, serta trolley dengan beban maksimal sesuai spesifikasi.

Kesalahan Umum dalam Pemilihan Festoon System

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  • Memilih kabel dengan kapasitas arus kurang dari kebutuhan hoist.
  • Menggunakan C-rail dengan ukuran tidak sesuai panjang travel.
  • Mengabaikan lingkungan (debu, panas, korosi) sehingga material cepat rusak.
  • Instalasi tidak rapi, menyebabkan kabel kusut atau trolley macet.
  • Tidak melakukan inspeksi periodik, berisiko kegagalan mendadak.

Kesalahan ini dapat diatasi dengan konsultasi ahli sebelum pengadaan.

Solusi Festoon System dari Karya Perdana Teknik

Karya Perdana Teknik menyediakan solusi lengkap untuk aksesoris festoon system overhead crane:




  • Penjualan aksesoris — Stok lengkap C-rail, trolley, cable flat/round, clamp, dan bracket dari merek terpercaya.
  • Fabrikasi — Custom festoon system sesuai spesifikasi crane Anda.
  • Instalasi — Pemasangan profesional oleh teknisi bersertifikat, termasuk pengujian load test.
  • Service & maintenance — Inspeksi rutin, penggantian sparepart, dan perbaikan untuk memastikan crane tetap optimal.

Kami menangani sparepart overhead crane dan festoon OHC untuk berbagai merek dan model.

Mengapa Memilih Karya Perdana Teknik

Karya Perdana Teknik memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidang overhead crane. Kami menawarkan:

  • Tim teknisi bersertifikat dan berpengalaman.
  • Solusi custom sesuai kebutuhan industri.
  • Harga kompetitif dengan kualitas terjamin.
  • Layanan after-sales cepat dan responsif.
  • Komitmen terhadap keselamatan dan kepuasan pelanggan.

Banyak perusahaan manufaktur di Indonesia telah mempercayakan perawatan crane mereka kepada kami.

FAQ Seputar Festoon System OHC

1. Berapa lama umur pakai festoon system berkualitas?
Biasanya 5–10 tahun tergantung frekuensi penggunaan dan perawatan rutin.

2. Apakah festoon system bisa digunakan pada crane outdoor?
Ya, dengan material galvanis atau stainless steel untuk tahan cuaca.

3. Bagaimana cara mengetahui ukuran C-rail yang tepat?
Sesuaikan dengan panjang travel crane, beban kabel, dan kecepatan maksimal. Konsultasikan dengan ahli untuk perhitungan akurat.

4. Apa perbedaan utama antara festoon dan conductor bar?
Festoon lebih fleksibel dan murah untuk travel sedang, sementara conductor bar cocok untuk kecepatan tinggi dan jarak panjang.

5. Apakah Karya Perdana Teknik melayani seluruh Indonesia?
Ya, kami melayani instalasi dan service di berbagai wilayah industri.

Hubungi Karya Perdana Teknik Sekarang

Jangan biarkan masalah kabel mengganggu produktivitas pabrik Anda. Karya Perdana Teknik siap membantu Anda memilih, memasang, dan merawat aksesoris festoon system single girder maupun double girder OHC.

Hubungi kami hari ini untuk konsultasi gratis, penawaran harga, atau inspeksi crane. Tim kami akan memberikan solusi terbaik sesuai kebutuhan industri Anda.

Telepon/WhatsApp: +6281331148731
Email: [email protected]
Kontak Form: https://www.karyaperdanateknik.co.id/p/hubungi-kami.html

Mari tingkatkan efisiensi dan keselamatan operasional overhead crane Anda bersama Karya Perdana Teknik – mitra terpercaya untuk festoon system overhead crane dan aksesoris industri.